Selasa, 19 Maret 2013

Tasikmalaya on Board

Guys, cerita tentang tasikmalaya. Gw punya temen asal dari sono. Anaknya mungil, manis tapi rada naif. Namanya Rini Gustini. Kalo jalan ama gw posisinya selalu disebelah kiri, langkahnya tergesa2. Apalagi kalo lihat makhluk jantan, kayak lihat copet aja bawaannya. Tapi Rini baik hati, terutama di penghujung bulan. Selain sering ngutangin ( hehe, jadi malu... tapi dibayar loh) kadang2 dia sering ngasih gw : Beberapa butir nasi, beberapa tetes air minum (males masak air) dan beberapa kali traktiran. 

Nah ceritanya nih. Waktu itu ada libur kuliah beberapa hari. Gw sedih banget. Mo pulang, kejauhan. Secara gw sendiri penghuni kos yang berasal dari sumatra (lampung jga ada sih tapi hitungannya  masih deket ke bandung) semua pada pulang. Eh pucuk dicinta ulam tiba, Rini nawarin main kerumahnya di Tasik. Gw langsung aja Ho oh in. Dan belakangan konco yg lain malah pada ikutan. Desi, Eli and Iis.

Perjalanan dari Bandung ke Tasik ini memakan waktu kurang lebih 3 jam menggunakan Bus. Travel juga ada sih tapi harganya lebih mahal. So prinsipnya, kalo ada yg murah ngapain ambil yg mahal. Yang perlu diperhatikan dalam merencanakan perjalanan adalah faktor kemacetan, terutama yang sering terjadi pada jalur menuju Tasik. Kemacetan akan semakin parah pada jalur tersebut apabila terjadi kecelakaan, kendaraan mogok, long weekend, dan lain-lain. Banyaknya kendaraan besar yang lewat dan kondisi jalan berbukit dengan tikungan tajam membuat lalu-lintas sering tersendat ketika terjadi pertemuan kendaraan besar di tikungan. Kendaraan besar dengan kecepatan lambat dari arah Tasik ke Bandung juga membuat kendaraan-kendaraan di belakangnya berjalan perlahan, padat merayap.Tapi semua gw nikmati aja dengan senikmat2nya.

Keluarga Rini welcome banget dengan kedatangan kami. Mamanya cantik (masih muda) papanya udah tuek (sorry pap) dan adik2nya juga manis. Eh abangnya (kalo disana dipanggil Aa') kasep euy..and then aku juga inget si Aa' punya temen namanya Jajang, ngk cakep sih (masalah buat gw? ngk kan) tapi bisa disuruh2, yah kayak dayang2 gitu deh buat si Aa'. Asyiknya lagi, ternyata kami nginep bukan dirumah yang ditempati Rini, melainkan dirumah satu lagi yang terletak di bagian belakang, cihuy... asyik. Bisa bebas.Terus makanan di hantar tiap hari sama mamanya rini ke rumah. Makasih ya Mam.

Ku Aa' kami diajak muter2 tasik. Kotanya kecil dan ya itu... ciri khas orang bandung yg ngk gw lupa. Ramah dan murah senyum serta bahasanya yang meskipun sama2 sunda tapi lebih halus dan rada mendayu2. Kalo penasaran lihat aja penyanyi dangdut Itje Trisnawati ngomong, nah kayak gitu tuh kurang lebihnya.  

"Mani geuleh kamu Ida..!" tereak Rini kalo aku pura2 ngomong sunda kasar.
"Aku kan lagi belajar Rin, jadi wajar aja kalo belepotan" jawabku tanpa dosa. Esok nya kuulangi lagi.

Nangkap ikan di Kali ama konco2



Habis makan siang di Sawung Sawah

hehe.. ieu Teteh Ida. Geulis or Geuleh ya?



Tasikmalaya mengandung arti keusik ngalayah, bermakna banyak pasir di mana-mana. Sebagian besar wilayah Kabupaten Tasikmalaya merupakan daerah perbukitan, khususnya di daerah timur Kabupaten. Beberapa berupa pegunungan, seperti yang terlihat di bagian barat laut dimana pegunungan Galunggung berada. Hanya 13.05% bagian dari Kabupaten yang terletak di dataran rendah dengan ketinggian dari nol hingga 200 meter. Sementara ketinggian rata-rata dari Kabupaten ini adalah 200 hingga 500 meter. Sisanya menjulang hingga ketinggian puncak Gunung Galunggung 2,168 meter.

Aa' juga ngajak kami jalan ke Curug tujuh, kalo ngk salah letaknya di daerah ciamis. Dari Kabupaten Tasikmalaya jaraknya kurang lebih 50 km. Rada jauh juga perjalanan kesana. Tapi tempatnya.... brrrr.... Indah dan dingin. Terbentuknya curug tujuh menurut keterangan bahwa jaman dahulu kala, di wilayah Curug Tujuh ini ada seorang penguasa atau raja, yang pada suatu waktu merasa sangat prihatin melihat keadaan diwilayahnya akibat kemarau panjang. Air tidak ada dan tanah kering kerontang sehingga rakyatnya dirundung malang berkepanjangan.

Sang raja kemudian bertapa untuk memohon supaya diturunkan hujan agar keadaan negerinya pulih seperti sedia kala. Namun usahanya itu tidak mendapatkan jawaban dari penguasa alam, hal ini membuat sang raja sedih dan kesedihannya itu membuat raja menangis. Saat itu keajaiban terjadi, air mata raja perlahan berubah menjadi genangan air jernih dan semakin membesar sehingga membentuk aliran air yang akhirnya terpecah dan jatuh di tujuh buah tebing. Percaya ? gw sih udah pasti nggak.


Penampakan Curug 7



Dari Jauh


Perjalanan keatas sangat melelahkan tapi semua terbayar ketika kami sampai di curug, tingkat yang keberapa ya? gw udah lupa (udah tahunan yg lalu loh)


Meski sulit, akhirnya bisa masuk juga dicelah curug

panorama membelakangi curug tujuh
(Eta Rini.. dimana2 dan kemana selalu nempel)


Dari curug tujuh kami diajak Aa' jalan ke darah Raja Polah. Perjalanan kesana sempat diwarnai beberapa insiden. Insiden Eli pengen kencing, terpaksa kencing di pinggir sawah (hm.. gw yakin jajang pengen ngintip waktu itu hahaha...) Insiden ke-2.. mobilnya mogok!! mana jalanan sepi. Mesinnya panas. Perut Laper. Jadi terpaksa kami berenti lagi. Ngk tau diapain sama si Aa' (kayaknya jajang disuruh niup2 tuh mesin deh) ngk lama tuh lama mobil hidup kembali. Horee...

Daerah Rajapolah amat terkenal dengan kerajinan anyaman. Di sini banyak dihasilkan tikar, anyaman dari bambu, perabotan rumah tangga dan sebagainya. Industri kecil lainnya yang amat menarik: Bordir di Kawalu, Payung Tasik, Kelom Geulis dan Batik Tulis. Lingkungan industri kecil yang sedang pesat berkembang ialah Desa Setiamulya, yang menghasilkan industri bordir, kelom geulis, sepatu kulit, meubel, anyaman mendong dan topi. Tapi yg beginian tidak ada menarik2nya bagi gw buat dibeli (alah...ngaku aja ngk punya duit, huh... iya sih) jadi yah... cuma liat2 doang.

Jalan2 keTasik membekas dihati. Makasih yo Rin atas entertaint nya. Meski udah pisah komunikasi tetep jalan. Eh ngemeng2 Neng Rini masih belom ketemu jodohnya. Yah... mungkin Rini memang ditakdirkan jadi perawan tua sampai akhir hayat. hahahah..... jahatnya gw.



Senin, 28 November 2011

NAPAK TILAS AT PULAU GALANG AND VIETNAM CAMP

Jumat 25 November 2011.

Pak Wakidi ngajak kita2 yang dioffice makan2 karena akad kredit rumahnya disetujui oleh pihak Bank (sebenarnya ada unsur pemerasan juga sih ). Tapi kalau cuma makan aja nggak rame. Jadinya kita buat acara jalan sekalian ke Barelang tepatnya di Pulau Galang.

Sabtu 26 November 2011

Bangun Pukul 4 subuh langsung bertempur di dapur nyiapin tetek bengek yang akan dibawa. Mulai dari Ikan bakar, ayam bakar, lalapan, berbagai macam cemilan dll.an akhirnya berangkat sebanyak 8 orang. Sebenarnya masih rada was2 karena batam kan habis rusuh dengan demo besar2an karyawan. Dan disisi lain ada perasaan berdosa juga. Mereka sedang berjuang tapi kita malah senang2. Tapi inilah hidup. Kita ngk harus ikut2an lapar juga kan kalau ada orang yang ngk bisa makan. Ada waktu dan cara tersendiri kita membantu mereka ( berusaha mencari pembenaran ) terserahlah.


SIAP... ACTION
Ke Barelang ini bukan kali pertamanya, udah sering. Hampir bosan. Tapi karena eventnya beda2 ngk apalah. Sesuai kesepakatan kami akhirnya setuju pergi ke pantai paling ujung yaitu Pantai Galang Mas. Tempatnya biasa aja, malah jujur lebih bagusan Pantai Melur. Disini banyak batu karang dan tumbuhan laut yang bikin aku geli kalau sampai nginjek. Ngak landai dan.... Panasnya minta ampun walau kami berteduh di bawah pohon yang banyak tumbuh disana. Kebetulan juga air sedang pasang.







                                                                                  



PANTAI GALANG MAS
Setelah menemukan lokasi yang pas. Perutpun sudah terasa lapar jadi langsung aja siap2 buat pembakaran.



SIAP BAKAR


AYAM BAKAR
 


IDA QUEEN



MIE GORENG KERITING


CEMILAN

Setelah makan dan mengelilingi sebagian pantai, perjalanan dilanjutkan menuju kamp vietnam. Disekitar camp ini banyak hidup monyet2 liar. Mereka kerap turun ke jalan untuk minta makan kepada siapa aja yang lewat. Cukup jinak tetapi selalu waspada.

LAPER YA ...

Rabu, 23 November 2011

GLASS IGLOO, KAMAR HOTEL DENGAN PEMANDANGAN AURORA

Yang lagi mau bulan madu, nih ada tempat keren dan romantis dimana anda bisa tidur sambil melihat indahnya langit-langit dengan pemandangan lampu aurora (Aurora Borealis).

Terletak di dekat Finlandia sana, Hotel Kakslauttanen menawarkan kamar khusus yang disebutnya dengan Glass igloo.




Sesuai namanya, bentuknya tentu mirip sebuah iglo dan punya atap yang terbuat dari kaca sehingga kita bisa tiduran sambil melihat langit-langit yang begitu indah.

Kacanya juga bukan kaca biasa melainkan kaca thermal sehingga walaupun berada di tengah salju akan membuat ruangan punya suhu yang stabil dan cukup hangat.

Kaca thermal ini juga membuat salju tidak akan menempel dan selalu jernih sehingga anda tetap bisa terus melihat langit-langit.

Untuk bisa menginap di Glass Igloo ini anda harus keluarkan uang sekitar US$ 458 (sekitar Rp. 4 jutaan), tidak mahal sih untuk sebuah sensasi baru, hanya tiket pesawatnya saja yang mahal kali yah.
 













Sumber :
otakku.com

Selasa, 15 November 2011

5 TEMPAT LIBURAN PALING ASYIK BUAT JALAN2 SENDIRI

Meski orang sering bepergian sendirian untuk bekerja, mereka jarang mendatangi tempat baru untuk berekreasi atau berpetualangan tanpa rombongan. Lima tempat di bawah ini bisa mengubah semua itu.

Pantai, kota atau bahkan pegunungan, benua seperti Asia layak kita jelajahi - bukan hanya untuk membanggakan diri di depan teman-teman, tetapi juga untuk pengalaman lebih variatif yang bisa didapat sepanjang jalan. Lima tempat di bawah ini memiliki sejarah dan budaya yang kaya sehingga kita nggak akan mencari rombongan tur.

1. Bali, Indonesia




Terkenal karena pantai-pantainya, Bali adalah liburan musim panas yang sempurna bagi siapa pun-baik sendiri atau dalam kelompok. Pejalan tunggal tidak akan merasa terisolasi sedetik pun di pulau ramah wisatawan di Indonesia ini - kita mungkin akan terlalu sibuk menikmati pantai atau hiking.

Baik kita sedang mencari perjalanan untuk istirahat dan bersantai atau mencari petualangan menyelam dan trekking di hutan, Bali memiliki semua itu.

Yang harus  dilihat atraksi: Pura Ulun Danu Bratan (Candikuning), kuil suci Hindu-Buddha  yang dibangun pada abad ke-17, dikelilingi oleh Danau Bratan. Dibangun untuk memuja Dewi Danu, dewi air, orang-orang banyak datang ke sini untuk berharap mendapat air selama setahun.

Perjalanan sendiri selalu memiliki beberapa risiko, jadi pastikan keamanan perjalanan sebelum merencanakan datang ke pulau yang indah ini.

2. Bhutan




Kerajaan Bhutan, karena terjepit di antara Cina dan India, jadi sering dilupakan. Negara ini pernah menjadi berita utama karena menjadi lokasi pernikahan selebritas Hong Kong Tony Leung dan Carina Lau.

Sebuah negara yang mayoritas penduduknya menganut Buddha, kerajaan Bhutan bertengger tinggi di kisaran Himalaya dan memilih untuk tetap menjadi surga tersembunyi. Hanya sedikit orang yang dapat mengaksesnya.

Dengan kebijakan pariwisata terkontrol, pemerintah Bhutan pada dasarnya ingin wisatawan untuk tidak mengambil apa-apa dari negara mereka, selain gambar, dan tidak meninggalkan apa-apa selain bekas kaki. Semakin sedikit orang yang menemani kita pergi ke sana, akan lebih mudah - sehingga tempat ini menjadi tujuan ideal untuk pejalan tunggal.

Yang harus dilihat: Dochula (Punakha, Bhutan) merupakan lokasi ideal untuk melihatpanorama pegunungan Himalaya tanpa halangan apa pun, terutama pada hari-hari musim dingin yang cerah.

3. Hong Kong





Hong Kong adalah versi Asia dari New York (tapi dengan transportasi antarpulau yang lebih baik). Kota ini tidak pernah tidur. Budaya penuh semangat dan kesibukan tinggi di Hong Kong menantang wisatawan untuk mengikuti ritme itu. Jadi mengapa pergi sendirian ke Hong Kong? Sederhana, kita akan terburu-buru untuk menjelajahi sebuah kota yang menawarkan begitu banyak.

Lawan hiruk-pikuk Hong Kong sendirian daripada harus berdebat dengan teman perjalanan untuk tujuan berikutnya. Makan, berbelanja, dan melihat-lihat pemandangan dengan ritme kita sendiri.

Yang harus dilihat: The Peak, tempat kita bisa melihat 360 derajat panorama Hong Kong dan terletak 428 meter di atas permukaan laut. Mulailah perjalanan dengan trem The Peak yang legendaris (Garden Road 33, Central, Hong Kong, 中 环 花园 道 山顶 缆车 总站), dan kemudian berjalan turun kembali melalui jalur berjalan kaki di gunung setelah dari teras terbuka. Waktu terbaik untuk mengunjungi: jam 6 sore, untuk melihat matahari terbenam Hong Kong.

4. Mongolia




Meskipun terkurung antara dua negara dengan kekuatan besar - Rusia dan Cina - Mongolia masih tetap nomaden di hati dan dalam tradisi. Dengan kepadatan penduduk terendah di negara merdeka, kekosongan yang megah di Mongolia membawa wisatawan lebih dekat ke alam serta dengan penduduknya yang nomaden.

Tempat yang sempurna untuk penggemar alam luar, Mongolia memiliki dataran luas yang ideal untuk menunggang kuda dan memiliki yurt-yurt khas kaum nomaden bagi mereka yang menginap dalam perjalanan. Salah satu dari sedikit tempat terakhir di Asia yang (relatif) masih belum terjamah oleh pariwisata, Mongolia menawarkan kesempatan sejati untuk kembali dalam waktu dan hidup dengan cara yang sederhana, meski hanya beberapa hari.

Yang harus dilihat: Khövsgöl Nuur (atau Хөвсгөл нуур, Khövsgöl Nuur) dikenal sebagai Mutiara Biru Mongolia, danau air tawar terdalam di negara ini. Daerah sekitarnya adalah taman nasional, menyediakan kegiatan berkuda serta memancing untuk wisatawan.

5. Singapura




Singapura adalah tempat yang harus dikunjungi setiap orang saat pertama datang ke Asia. Salah satu bulan terbaik untuk mampir adalah Juli, saat berlangsungnya festival makanan dan Great Singapore Sale menarik pembeli dari seluruh Asia Tenggara - waktu yang tepat untuk mencicipi masakan lokal mereka dan belanja sampai puas (bebas pajak untuk wisatawan).

Selain memiliki percampuran budaya yang kaya antara Cina, Melayu dan India, Singapura juga merupakan salah satu negara terbersih dan teraman di Asia - sempurna untuk perjalanan tunggal. Negara kota ini juga membanggakan diri memiliki bandara peringkat teratas - bahkan jika kita terdampar di sana saat bepergian sendiri, kita tidak akan bosan.

Yang harus dilihat: Resorts World Singapore dengan juru masak berbintang Michelin, Joël Robuchon, serta Universal Studios dan kasino.

Kamis, 10 November 2011

ESCAPE TO TANJUNG PINANG

Suntuk juga kalau rutinitas yang dijalani itu2 aja. Eh tau2 wika ngajakin escape ke Tanjung Pinang. Awalnya rada malas karena udah pernah kesana dan secara keseluruhan nothing special. Tanjung Pinang dalam gambaran gw adalah kota kecil yang nyaris stagnan, ngk ada perubahan berarti.
But, setelah dipikir2 nggak apa deh, itung2 ganti suasana aja. Apalagi rencananya nyampe Tg Pinang kami mau ke Istana Penyengat yang terkenal dengan Raja Ali Haji Gurindam 12 nya. Jadilah sabtu itu gw berangkat berempat (3 cewek 1 cowok) dengan budget pas2an tapi semangat ngos2an.



Pelabuhan Punggur tempat naik fery menuju Tg Pinang memakan waktu kurang lebih 30-45 menit.
Harga Tiket : Rp 75.00 ( pp) kalau beli 4 bonus 1
Asuransi : Rp 5.000 / orang

Suasana dalam Fery. Lumayan Nyaman dan lapang

Nyampe dipinang, kami langsung menuju pelabuhan perahu kecil, disini familiar dg nama Pancung (bukan yang tebas kepala itu ya ) tujuan ke Istana Penyengat.



Suasana pelabuhan kapal pancung menuju istana Penyengat
Harga tiket ( tapi ngk ada tiketnya ) : Rp 5.000/orang



Perkampungan nelayan menuju Istana Penyengat

Istana Penyengat kelihatan tersembul diantara permukiman warga

Gerbang masuk Istana


Tarraaa.... inilah Istana Penyengat ( tampak muka )

Tampak samping

Mejeng sama pak Imam ( kalo dijawa disebut Kuncen )




Tourism Information Center yang udah rusak

Becak untuk keliling Pulau penyengat
Harga Sekitar Rp 25.000 dah puas melihat semua tempat


Peta Pulau Penyengat

Makam para leluhur kerajaan


Makam tampak atas


Meriam (dan Belina) diatas Bukit


Lokasi meriam tanpa artis


Langit begitu cerah dan panas saat itu


Sumur tua peninggalan sejarah




Balai Adat melayu, tempat rapat atau musyawarah



Kue Deram yang banyak dijual di Penyengat



Suasana Pasar Tanjung Pinang


Hotel tempat kami menginap



Makan Malam dengan menu yang nyaris nggak enak


Ada yang bisa baca arab gundul ?


Kantor Gubernur Provinsi Tg Pinang diwaktu malam


Pasar malam


Nah adek2 yang manis. Segitu aja dulu petualangan murah meriah kita di Tg Pinang. Kalo ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi. Kalo ada umur yang panjang pasti deh kita bertualang lagi.

Bye....